Pengin lancar Bahasa Inggris?

Pengin lancar bahasa Inggris??
lia-semarang-how-about-you
pengin lancar berbahasa Inggris?

Pengin lancar bahasa Inggris? Mari kita geser sedikit cara pandang kita mengenai cara belajar bahasa Inggris……………..inilah kekhasan lia semarangimam bonjol dan tembalang.

Pertama

Coba jawab beberapa pertanyaan berikut ini:

What’s your name?

Where do you live?

How are you?

Serendah apapun kemampuan yang anda akui (???) saya yakin Anda akan mampu menjawab pertanyaan di atas. Kalau Anda memiliki kemampuan yang memadai, pertanyaan di atas “just a piece of cake”…thumbs up!!!. Pasti selancar akses tol (kecuali di Jakarta)

Kedua 

Coba jawab pertanyaan berikut ini :” Tell me about your most memorable experience in your childhood!”

Nah,…untuk yang kemampuannya kurang memadai, kini saatnya Anda memasuki jalan rintisan di pelosok pedesaan….tersendat… maju….mundur….cantik!!

Mari kita simpulkan:

Jenis pertanyaan pertama

Pada jenis pertanyaan pertama, kita dapat menjawab dengan lancar. Mengapa? Ekspresi di atas bersifat baku dan sudah kita pelajari sejak masa SMP. Itulah yang disebut “functional English“. Terjadi pengulangan sekian ratus kali dalam sekian tahun sehingga muncul otomatisasi. Seorang anak kecil ditanya :” My name is Anderson. How about you?”. Apa jawabnya? Anak tersebut menjawab : “I am fine, how about you’? Nah lo………… Mungkin juga, saat ditanya Anda sedang sakit flu. Tetapi, apakah Anda akan menjawab :” I’m not feeling well today?”. Syusyah njawab gitu? Paling aman ya dijawab :”I am fine” walaupun sebenarnya Anda ndak “fine” juga. Tapi boleh kok……….nipu daripada malu!!!

Apa artinya? Ekspresi baku di atas digunakan dalam sosialisasi.      Maksudnya sejauh kita memenuhi ekspresi yang dituntut dalam sosialisasi tersebut…cukup!. Mungkin ada banyak alternatif ekspresi untuk menanyakan kabar yang mirip dengan “How are you?”. Namun, untuk “survival” kita cukup menguasai satu (syukur dua atau tiga ekspresi agar tidak monoton). Setelah digunakan, kita bisa meningkatkan kemampuan dengan menambah ekspresi lain biar lebih waaaaah………..

Jadi ekspresi tersebut di atas dipelajari dengan pengulangan, mem”beo”, latihan terus….plek sama dengan contohnya….sampai terjadi otomatisasi (awas jangan sampai lupa dengan konteksnya…..kalau terlalu “autopilot” juga berbahaya. Tidak perlu memikirkan “grammar”. Perhatikan ucapan dan intonasi yang baik……

Penguasaan “Functional English” sangat bagus untuk menambah kepercayaan diri kita: kita mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris walau konteksnya terbatas.

Bisa jadi…inilah yang ditawarkan kursus kursus yang menjanjikan Anda bisa ngomong dalam Bahasa Inggris dalam dua hari……… Iya lah…Anda dapat mempelajari sendiri ekspresi tersebut….namun Anda perlu bergabung dengan kursus yang berkualitas untuk menjamin yang anda pelajari tidak salah, ada partnernya, dan mendapatkan lingkungan yang mendukung

Jenis pertanyaan kedua

Pada jenis pertanyaan kedua, tidak ada ekspresi baku yang bisa digunakan. Karena itu, kita mungkin tersendat dalam mengekpresikan gagasan ke dalam bahasa Inggris. Kita tidak bisa langsung mengeksekusi melalui otomatisasi. Kita dalam proses pencarian ekspresi yang sesuai

Lalu bagaimana?

Agar mampu mengekspresikan gagasan dalam Topical English seperti itu, kuncinya adalah penguasaan pola dan komponen kalimat. Selama ini, kita terlalu fokus pada pembelajaran tentang Tenses. Padahal tenses digunakan pada konteks tertentu. OK lah….kita bisa gunakan Simple Present Tense untuk ide umum……..Boleh juga sih. Toh konsep kalimat yang paling sederhana dan umum yang perlu kita pelajari juga dalam “tense” itu. Namun, kita tidak perlu menghafal semua tenses, utamanya yang jarang digunakan